MeshView Indonesia memantau lalu lintas jaringan Meshtastic di Indonesia secara real-time melalui broker MQTT MeshNode Indonesia. Halaman ini menampilkan node yang aktif, kanal yang dipakai, peta sebaran, dan statistik paket -- semuanya dihasilkan langsung dari data yang masuk, bukan ditulis manual.
Buka Peta Node Buka Daftar Node Buka Obrolan
Per 3 September 2026, 16.27 WIB: 131 node terpantau sejak pemantauan dimulai sekitar 24 jam lalu, 131 aktif dalam 24 jam, 104 melaporkan posisi, 9248 paket tercatat.
Cakupan data: instans ini berlangganan topik msh/ID/# di mqtt.meshtastic.org. Node yang tidak melakukan uplink ke broker publik tersebut tidak akan terlihat di sini, jadi angka di halaman ini adalah batas bawah, bukan jumlah total node Meshtastic di Indonesia.
Dari 131 node yang terpantau 30 hari terakhir, 59 pernah mengirim laporan daya (battery_level) yang bisa kami baca. 28 di antaranya punya cukup sampel -- minimal 10 laporan -- untuk kami klasifikasi sumber dayanya; 31 lainnya belum cukup, dan kami sebut begitu apa adanya, bukan menebak.
18 node bercatu mains -- baterainya nyaris selalu penuh atau membawa sentinel 'sedang mendapat daya eksternal' milik Meshtastic sendiri. 8 node bercatu baterai murni, tidak pernah menunjukkan tanda tersambung daya luar. 2 node campuran -- kadang tersambung, kadang murni baterai, dan kami tidak bisa memastikan penyebabnya: charger USB yang tidak stabil, adaptor surya, dan base station berbaterai cadangan bisa menghasilkan pola yang sama.
Soal berapa lama sinyal node baterai bertahan -- kami periksa voltase 8 node bercatu baterai murni, dan hanya 4 yang benar-benar menurun terhadap waktu; sisanya naik-turun sepanjang rentang pengamatan, kemungkinan terisi ulang secara berkala. Itu belum cukup untuk klaim ketahanan yang jujur, jadi kami tidak mengarang angka jam atau hari.
Suhu sensor lingkungan yang terpantau: median 32.0 C dari 351 pembacaan yang kami pakai.
Rincian per node, termasuk aturan dan bukti klasifikasinya, ada di
halaman kandidat di bawah aturan catu_daya.
Dalam tujuh hari terakhir terdapat 13 kanal berbeda yang terlihat membawa paket: GempaBumi, LongFast, LongMod, MediumSlow, Mentari, MeshNode_ID, Meshantara, News_Alert, PKI, Pribadi, SOS, ShortFast, π. Selain kanal bawaan LongFast, sebagian kanal dipakai komunitas untuk topik tertentu.
Model perangkat terbanyak pada node yang terpantau adalah NRF52_PROMICRO_DIY (24), SEEED_XIAO_S3 (18), DIY_V1 (13).
| Model | Jumlah node |
|---|---|
| NRF52_PROMICRO_DIY | 24 |
| SEEED_XIAO_S3 | 18 |
| DIY_V1 | 13 |
| PRIVATE_HW | 13 |
| XIAO_NRF52_KIT | 10 |
| HELTEC_V4 | 9 |
| HELTEC_V3 | 9 |
| TLORA_T3_S3 | 7 |
| HELTEC_WIRELESS_TRACKER | 5 |
| TRACKER_T1000_E | 5 |
| Peran | Jumlah node |
|---|---|
| CLIENT | 82 |
| CLIENT_BASE | 35 |
| ROUTER | 6 |
| TRACKER | 5 |
| TAK | 1 |
| CLIENT_MUTE | 1 |
| TAK_TRACKER | 1 |
Meshtastic adalah proyek open source yang membuat jaringan komunikasi mesh menggunakan radio LoRa. Perangkat saling meneruskan pesan teks dan posisi tanpa memerlukan sinyal seluler, internet, atau infrastruktur operator. Jangkauan antar node bisa mencapai beberapa kilometer di area terbuka.
Karena tidak bergantung pada jaringan seluler, Meshtastic sering dipakai untuk kegiatan luar ruang, komunikasi komunitas, dan skenario darurat saat infrastruktur normal tidak tersedia.
Di Indonesia, pita 920-923 MHz dialokasikan untuk perangkat LR-WPAN (termasuk LoRa) dan dapat dipakai tanpa izin individual selama memenuhi ketentuan teknis izin kelas -- diatur lewat regulasi Kominfo tentang perangkat Short Range Device. Kami tidak mengutip nomor atau pasal spesifiknya di sini karena salinan yang beredar berupa hasil pindai gambar, belum ada yang memverifikasi teksnya.
Firmware Meshtastic belum memiliki kode region khusus Indonesia. Permintaan penambahan region ID_923 masih terbuka di repositori firmware (issue #9782). Sebagai konsekuensinya, pengguna di Indonesia memilih region yang rentang frekuensinya paling sesuai dengan alokasi 920-923 MHz.
Berdasarkan data node publik komunitas MeshNode Indonesia, mayoritas besar node di Indonesia menggunakan region MY_919 (rentang 919,0-924,0 MHz), bukan SG_923 (917,0-925,0 MHz) yang sering disebut di berbagai panduan, karena rentang MY_919 jauh lebih rapat terhadap alokasi 920-923 MHz. Batas daya pancar yang mengikat di Indonesia ditetapkan oleh regulasi izin kelas, bukan oleh angka pada tabel region firmware.
Penting untuk dipahami: rentang region lebih lebar daripada alokasi legal Indonesia, dan Meshtastic menentukan frekuensi kerja dari nama kanal. Artinya pemilihan nama kanal ikut menentukan apakah perangkat bekerja di dalam pita 920-923 MHz atau di luarnya. Periksa frekuensi hasil konfigurasi Anda dengan kalkulator slot frekuensi Meshtastic sebelum mengudara.
Format topik pada broker publik Meshtastic adalah ROOT/2/e/NAMA_KANAL/ID_NODE. Root topic bawaan di firmware hanyalah msh, bukan msh/REGION -- firmware tidak pernah menyisipkan kode region ke dalam jalur topik.
Segmen seperti msh/US atau msh/MY_919 yang terlihat di broker publik berasal dari operator yang menyetel root topic sendiri. Komunitas Indonesia menyetel root topic menjadi msh/ID, sehingga pesan muncul sebagai msh/ID/2/e/LongFast/!xxxxxxxx. Karena itu region radio (MY_919) dan topik MQTT (msh/ID) adalah dua hal berbeda yang sering tertukar.
Indonesia berada di wilayah rawan gempa, letusan, dan banjir, di mana jaringan seluler sering padam justru saat komunikasi paling dibutuhkan. Meshtastic menarik untuk skenario ini karena setiap perangkat berfungsi sebagai pengirim sekaligus penerus pesan, tanpa titik pusat yang bisa gagal.
Pada jaringan yang terpantau instans ini, sudah terlihat kanal bertema kebencanaan seperti GempaBumi. Meshtastic bukan pengganti radio amatir atau sistem peringatan dini resmi, melainkan pelengkap berbiaya rendah untuk komunikasi teks jarak menengah antar relawan dan komunitas.
Perangkat LoRa yang bekerja di pita 920-923 MHz termasuk kategori izin kelas, sehingga tidak memerlukan izin frekuensi individual selama memenuhi ketentuan teknis seperti batas daya pancar. Perangkat yang diperjualbelikan tetap perlu memenuhi sertifikasi perangkat sesuai ketentuan yang berlaku.
Belum ada region ID resmi di firmware Meshtastic. Mayoritas node di Indonesia memakai MY_919 karena rentangnya paling mendekati alokasi 920-923 MHz. Pastikan frekuensi hasil konfigurasi kanal Anda tetap berada di dalam pita 920-923 MHz, dan ikuti batas daya pancar yang ditetapkan regulasi izin kelas -- bukan angka pada tabel region firmware.
Tidak. Pita 920-923 MHz adalah pita izin kelas untuk perangkat jarak pendek, berbeda dari alokasi amatir radio. Karena itu Meshtastic dapat dipakai tanpa izin amatir, tetapi juga tidak boleh dipakai di frekuensi amatir.
Angka terkini ditampilkan di halaman utama dan halaman statistik situs ini. Perlu dicatat bahwa jumlah tersebut hanya mencakup node yang melakukan uplink ke broker MQTT MeshNode Indonesia pada topik msh/ID/#.